COUNTER PADA PLC
Nama : Muhammad Rafi
Kelas : 2 D4 Teknik Mekatronika B
NRP : 3110131035
_________________________________________________________________________________
Tujuan : - Memahami program Counter pada sebuah PLC
- Komputer dengan software SIMATIC Manager.
Teori :
KESIMPULAN :
Dari Praktikum yang lalu, dapat saya simpulkan bahwa :
Teori :
Counter
merupakan salah satu fitur yang penting dalam sistem kendali, terutama
pada PLC yang berfungsi untuk menghitung. Gambar program ladder dari
Counter pada PLC siemens secara umum adalah sebagai berikut :
Pada program PLC siemens ini ada 3 jenis counter, yaitu Up Counter, Down Counter dan Up-Down Counter. Up Counter digunakan untuk menghitung maju, contoh : 0,1,2,3,4,dst. Down Counter digunakan untuk menghitung mundur, contoh : ...5,4,3,2,1,0. sedangkan Up-Down Counter merupakan kombinasi dari Up counter dan Down Counter. Jadi, pada Up-Down Counter ini memiliki 2 input, yaitu CU(Counter Up) dan CD(Counter Down) seperti gambar dibawah :
Dimana :
- Count Terminal(s) : input dengan trigger positive edge yang akan mengubah nilai dari counter (bergantung pada jenis counter).
- S : sinyal set pada counter. untuk mengaktifkan counter.
- PV : nilai counter yang dimasukkan ke perhitungan saat kaki set diberi sinyal positive edge. dengan penulisan : C#(nilai awal).
- R : sinyal reset pada counter. untuk men-set nilai counter ke 0 .
- Q : output dari counter. Bernilai 1 saat nilai counter tidak 0, saat nilai counter 0, nilai output Q juga 0.
- CV : menampilkan nilai counter dalam biner.
- CV_BCD : menampilkan nilai counter dalam decimal.
Pada program PLC siemens ini ada 3 jenis counter, yaitu Up Counter, Down Counter dan Up-Down Counter. Up Counter digunakan untuk menghitung maju, contoh : 0,1,2,3,4,dst. Down Counter digunakan untuk menghitung mundur, contoh : ...5,4,3,2,1,0. sedangkan Up-Down Counter merupakan kombinasi dari Up counter dan Down Counter. Jadi, pada Up-Down Counter ini memiliki 2 input, yaitu CU(Counter Up) dan CD(Counter Down) seperti gambar dibawah :
yang dilingkari(CU dan CD) merupakan input dari counter.
ANALISA :
Pada Percobaan ini saya membuat program menggunakan salah satu jenis counter, yaitu Up Counter. Karena Karakteristik dari counter dimana outputnya bernilai 0 hanya pada saat nilai counter bernilai 0, saat nilai counter bernilai tidak sama dengan 0 output bernilai 1, maka kaki output tidak bisa digunakan. Maka dari itu, diperlukan sebuah program agar pada saat hitungan ke sekian output akan menyala. Dari kondisi tersebut, saya membuat program seperti ditunjukkan pada gambar dibawah :
Dari gambar program diatas, diketahui bahwa saya menggunakan comparator
equal integer untuk menghasilkan output yang aktif pada saat hitungan
ke-10. Saya memanfaatkan kaki CV pada counter yang menunjukkan jumlah
hitungan yang disimpan di MW1 untuk dibandingkan dengan nilai 10.
apabila saat hitungan ke-10, komparator aktif dan Q17.0(output) akan
menyala.Pada Percobaan ini saya membuat program menggunakan salah satu jenis counter, yaitu Up Counter. Karena Karakteristik dari counter dimana outputnya bernilai 0 hanya pada saat nilai counter bernilai 0, saat nilai counter bernilai tidak sama dengan 0 output bernilai 1, maka kaki output tidak bisa digunakan. Maka dari itu, diperlukan sebuah program agar pada saat hitungan ke sekian output akan menyala. Dari kondisi tersebut, saya membuat program seperti ditunjukkan pada gambar dibawah :
KESIMPULAN :
Dari Praktikum yang lalu, dapat saya simpulkan bahwa :
- Counter PLC Siemens memiliki 3 jenis counter, yaitu : Up Counter, Down Counter dan Up-Down Counter.
- Program Comparator dimasukkan agar output aktif pada saat hitungan yang ditentukan.



Tidak ada komentar:
Posting Komentar