Minggu, 02 Agustus 2015

KONTROL PLANT MENGGUNAKAN PLC

KONTROL PLANT MENGGUNAKAN PLC

PRAKTIKUM REKAYASA KENDALI 1
Nama              : Muhammad Rafi
Kelas               : 2 D4 Teknik Mekatronika B
NRP                : 3110131035
_________________________________________________________________________________


Tujuan           : - Memahami program Aplikasi pada sebuah PLC sebagai kontrol sebuah Plant
Peralatan        :  - Modul PLC Siemens
                             Program Studi Teknik Mekatronika
                             Politeknik Elektronika Negeri Surabaya
                          - Komputer dengan software SIMATIC Manager.
                          - Plant


Teori :


    Plant adalah seperangkat peralatan, mungkin hanya terdiri dari beberapa bagian mesin yang bekerja bersama - sama, yang digunakan untuk melakukan suatu operasi tertentu. Dalam artikel ini, setiap objek fisik yang dikontrol ( seperti tungku pemanas, reaktor kimia, dan pesawat ruang angkasa) disebut Plant.      

Permasalahan :


       Terdapat sebuah PLANT yang berfungsi mendistribusikan barang, Start awal saat pendorong mendorong barang hingga menyentuh limit max lalu dihisap dan dilanjutkan ke conveyor dengan meniup barang yang tadi dihisap.
Part 1

Part 2
                                       https://www.youtube.com/watch?feature=player_embedded&v=tW4sK_NiYdQ

Gambar Program : 











ANALISA : 

Program diatas digunakan untuk mengendalikan sebuah plant untuk pendistribusian objek sebanyak 5. Hal ini dapat diketahui dari adanya counter dalam program tersebut dan sebuah comparator untuk membatasi jumlah counter, jadi saat comparator aktif, semua proses akan dihentikan.
KESIMPULAN Setelah dilakukan analisa pada program plant tersebut, dapat dsimpulkan sebagai berikut:
  • Rangkaian Plant ini kompleks dan berhubungan antara aktuator 1 dan lainnya
  • Aktuator dijalankan sesuai urutan
  • Algoritma pada 1 aktuator tidak boleh dobel, maksudnya 1 aktuator tidak boleh disisipi perintah berbeda dalam waktu bersamaan karena akan menyebabkan error, perintah boleh dobel asalkan sekuensial. Jadi perintah tersebut tidak tumpang tindih dengan perintah yang lain
  • Algoritma yang diterapkan dalam program harus sesuai dengan kemampuan aktuator , karena setiap aktuator mempunyai batasan tertentu
  • Dalam membuat sebuah program plant, yang harus diperhatikan ialah pewaktuan setiap aktuator

Tidak ada komentar:

Posting Komentar