Minggu, 02 Agustus 2015

TIMER PADA PLC

TIMER PADA PLC

PRAKTIKUM REKAYASA KENDALI 1
Nama              : Muhammad Rafi
Kelas               : 2 D4 Teknik Mekatronika B
NRP                : 3110131035
_________________________________________________________________________________


TUJUAN :
Memahami dan mengerti serta dapat menggunakan timer pada PLC untuk mengontrol suatu sistem kerja serta menyelesaikan permasalahan-permasalahan untuk membuat suatu algoritma kontrol untuk mengendalikan suatu sistem sesuai yang kita inginkan.
 PERALATAN :
  1. PLC Siemens S7 300
Image result for plc siemens

 
Teori :

   Timer adalah alat penunda waktu yang terkelompok dalam jenis saklar. Ketika waktu yang telah ditentukan tercapai, maka output kontaknya akan bekerja. Pada PLC Siemens, terdapat 5 jenis timer, yaitu S_PULSE, S_PEXT, S_ODT, S_ODTS and S_OFFDT timer. Timer-timer ini memiliki fungsi yang berbeda-beda, namun memiliki gambar blok yang sama seperti gambar dibawah ini. 


Keterangan :
- S : sinyal set (trigger) timer.
- TV : Time Value pada timer dengan format penulisan (S5T#tv). maksimal nilai tv adalah
           9,990s, atau 2H_46M_30S.
- R : sinyal reset pada timer.
- Q : output timer.
- BI : menunjukkan waktu countdown dalam kode biner
- BCD : menunjukkan waktu countdown dalam kode desimal

   akan tetapi, dari 5 jenis timer diatas yang sering digunakan adalah jenis S_ODT and S_OFFDT. 

S_ODT (on-delay timer) merupakan timer yang aktif menghitung timer saat input S diberi sinyal. Output bernilai 1 saat waktu timer berlalu dan input S masih bernilai "1". apabila sinyal S berubah saat timer masih berjalan, timer akan berhenti dan output Q masih bernilai "0".

   S_OFFDT(off-delay timer) merupakan timer yang aktif menghitung timer saat input S terdapat negative edge. sinyal output bernilai "1" jika sinyal input S bernilai "1" atau saat timer aktif menghitung.


Tugas soal :
Buatlah Flip-Flop dengan T-on = 2 s dan T-off = 1 s.
Jawaban :
    Keterangan :
    - T1 = T-off
    - T2 = T-on
Penjelasan :
Saat input I5.0 aktif, T1 akan aktif menghitung timer selama 1 detik. setelah 1 detik berlalu, Q pada T1 aktif yang mengaktifkan timer pada T2 untuk berhitung selama 2 detik. Saat T2 aktif menghitung timer, Q9.0 aktif. setelah 2 detik berlalu, T2 aktif dan kontak T2 akan terbuka dan menyebabkan T1, T2 dan Q9.0 mati. karena T2 juga mati, maka kontak T2 akan tertutup kembali sehingga T1 akan kembali menghitung timer.

Kesimpulan :
- S_ODT merupakan jenis timer pada program PLC untuk menunda waktu on
- S_OFFDT merupakan jenis timer pada program PLC untuk menunda waktu off


Tidak ada komentar:

Posting Komentar